Jakarta:
Wakil Ketua DPR, Anis Matta mengaku sangat berterima kasih kepada
Komisi Pemberantasan Korupsi yang memanggilnya sebagai saksi dalam
kasus suap Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah. Dirinya
merasa terhormat berkesempatan membantu KPK menuntaskan kasus tersebut.
"Baik sebagai pribadi maupun sebagai pimpinan Dewan yang secara khusus
membidangi Koordinasi Ekonomi Keuangan, saya tentu memunyai kewajiban
moral untuk membantu proses penegakan hukum," kata Anis dalam jumpa
pers di DPR, Jakarta, Rabu (2/5).
Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan salah satu kader Partai Amanat
Nasional, Wa Ode Nurhayati sebagai tersangka. Bahkan Wa Ode juga
dijerat dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Mengenail hal itu, Anis menilainya sebagai urusan pribadi Wa Ode
sebagai anggota Badan Anggaran DPR. Tak ada hubungannya dengan dirinya.
"Di sini kan ada dua kasus. Dipisahkan secara terpisah. Wa Ode dengan
suap dan kedua soal pembahasan mekanisme anggaran DPPID," kata Anis
dengan tersenyum.
KPK rencananya akan memanggil Anis sebagai saksi dalam kasus tersebut
pada Kamis (3/5). Untuk panggilan itulah Anis bersedia hadir di KPK.
Sebelumnya KPK juga telah melayangkan pemanggilan kepada Anis pada
pekan lalu. Tetapi Anis tak bisa memenuhi panggilan itu lantaran masih
di luar negeri.
Liputan6.com
Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Triwisaksana (PKS) bertemu warga (Antara/ Nur Yahya) "Kami tidak perlu berhutang budi dengan ...
-
Para petani menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKS yang beberapa waktu lalu telah menolak kenaikkan BBM. Karena kenaikkan BBM akan s...
-
Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini siap bertarung di Pilkada DKI dengan kendaraan PKS. Pasangan ini pun menjamin dana untuk k...
-
JAKARTA - Entah apa yang menjadi alasan aparat Brimob yang tiba-tiba menyerang markas HMI Jakarta di kawasan Cilosari 17, Ci...
-
Oleh : Cahyadi Takariawan “ He tangi, tangi …. Iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !” suara melalui handphone itu demikian keras d...
-
Jakarta Sekretaris FPKS yang juga anggota Komisi VIII DPR Abdul Hakim sepakat dengan Ketua MUI Khalil Ridwan ...
-
Jakarta Partai Demokrat (PD) menunjukkan sikap melunak kepada PKS dengan tak lagi mengusir PKS dari koalisi. Apa alasannya? "Melun...
-
Ali Mahmudi, SP (Ketua FPKS DPRD Bojonegoro) Bojonegoro - Perhelatan Pilkada Bojonegoro 2...
-
Ali Mahmudi, SP. (Ketua FPKS DPRD Bojonegoro) Pemkab Jangan Hanya Berhitung Materi Saja Praktek prostitusi termasuk salah satu penyaki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar