Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Jakarta Sekretaris FPKS yang juga anggota Komisi VIII DPR Abdul Hakim sepakat dengan Ketua MUI Khalil Ridwan ...
-
Jakarta Partai Demokrat (PD) menunjukkan sikap melunak kepada PKS dengan tak lagi mengusir PKS dari koalisi. Apa alasannya? "Melun...
-
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq Jakarta - Wakil Sekretaris Jen...
-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyatakan masih kekurangan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kekurangan itu disinyalir sejak a...
-
BOGOR -- Hampir empat jam pertemuan para petinggi partai koalisi di Cikeas, tetapi tak ada keputusan pasti mengenai kesepakatan dalam mengu...
-
JAKARTA - Entah apa yang menjadi alasan aparat Brimob yang tiba-tiba menyerang markas HMI Jakarta di kawasan Cilosari 17, Ci...
-
Oleh : Cahyadi Takariawan “ He tangi, tangi …. Iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !” suara melalui handphone itu demikian keras d...
-
Sangat banyak sekali pertanyaan-pertanyaan mantan kader PKS yang “out” dari kepartaian, namun dari beberapa pertemuan dan rangkaian an...
-
Amien Rais JAKARTA -- Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Amien Rais, menolak mengomentari soal...
Tampilkan postingan dengan label Ust A. Mudzoffar Jufri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ust A. Mudzoffar Jufri. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Mei 2012
Rabu, 18 April 2012
SEBANDINGKAH AMAL KITA?
Oleh : Ust. Ahamad Mudzoffar Jufri
Jika membandingkan amal-amal kita dengan nikmat-nikmat yang kita dapat dan harap dari Allah Ta'ala, maka kita akan segera sadar bahwa, amal yang paling kita butuhkan adalah bertobat dan banyak-banyak beristighfar. Karena dengan perbandingan itu kita akan mengetahui betapa kecil, kerdil dan tak sebandingnya amal-amal kita itu di hadapan nikmat-nikmat besar, agung dan tak te...rbilang yang menjadi pembanding.
Minimal ada empat hal atau faktor pembanding, dimana seistimewa apapun amal seseorang, tidak akan ada apa-apanya bila dibandingkan dengan satu faktor saja diantaranya, bagaimana dengan keempat-empatnya?
Jika membandingkan amal-amal kita dengan nikmat-nikmat yang kita dapat dan harap dari Allah Ta'ala, maka kita akan segera sadar bahwa, amal yang paling kita butuhkan adalah bertobat dan banyak-banyak beristighfar. Karena dengan perbandingan itu kita akan mengetahui betapa kecil, kerdil dan tak sebandingnya amal-amal kita itu di hadapan nikmat-nikmat besar, agung dan tak te...rbilang yang menjadi pembanding.
Minimal ada empat hal atau faktor pembanding, dimana seistimewa apapun amal seseorang, tidak akan ada apa-apanya bila dibandingkan dengan satu faktor saja diantaranya, bagaimana dengan keempat-empatnya?
Jumat, 30 Maret 2012
+PLUS -MINUS POTENSI DIRI
Allah sengaja membedakan pembagian potensi diri diantara
hamba-hamba-Nya. Baik itu tentang potensi plus, yakni potensi
kelebihan, keunggulan atau kekuatan. Maupun terkait potensi minus,
yaitu potensi kekurangan atau titik kelemahan. Dan itu juga baik dalam
hal bidang potensi, maupun dalam tingkatan masing-masing.
Yang
demikian, agar antar para hamba Allah yang berbeda-beda bidang dan
tingkat potensinya, terjadi kondisi saling melengkapi, saling memahami
dan saling kerja sama. Dan memang hanya dengan sunnatullah itulah hidup
ini bisa berlangsung dengan baik dan normal. Kita tidak bisa
membayangkan, bagaimana hidup bisa berjalan, andai yang diberikan oleh
Allah kepada semua hamba-Nya adalah potensi kekayaan saja misalnya,
tanpa ada orang miskin? Atau sebaliknya, dibuat berpotensi miskin
semua, tanpa ada yang kaya?
Sabtu, 17 Maret 2012
KARENA BUKAN KAKEK SAYA !
Oleh : Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri
(Seri Kisah Hikmah)
Alkisah, tersebutlah seorang pemuda yang dikenal dengan kepandaian,
kecerdasan, keluasan wawasan dan kestabilan pribadinya. Ia bahkan biasa
menjadi rujukan khususnya bagi teman-teman sebayanya. Sampai datang
suatu hari, dimana sang pemuda istimewa dirundung duka yang sangat
mendalam. Kakeknya yang sangat berarti dalam hidupnya, sangat dicintai
dan sangat dimuliakannya, meninggal dunia secara mendadak. Iapun
serta-merta berubah. Dan hampir total. Yakni menjadi pemurung, seakan
telah kehilangan semangat dan gairah hidup. Sehingga tentu saja tak
lagi mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada orang lain, seperti
yang biasa dilakukannya sebelumnya. Karena pikiran dan kecerdasannya
seolah-olah telah menjadi tumpul dan “buntu”. Bahkan dia yang kini
justru sangat membutuhkan inspirasi dan motivasi itu dari orang lain.
Disinilah dan dalam kondisi serta situasi seperti inilah, peran teman
dan sahabat begitu dibutuhkan, dan bisa jadi justru demikian vital.
Jumat, 09 Maret 2012
KHASIAT DZIKIR
Dalam kitabnya “Al-Wabil Ash-Shayyib”, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah
menyebutkan lebih dari 70 fadhilah, keutamaan dan hasiat ibadah dzikir.
Dan berikut ini sebagiannya:
1. Dzikir membuahkan cinta dan
ridha Allah‘Azza wa Jalla. Dan sekaligus menjadikan ahli dzikir juga
dicintai, disayangi dan diterima oleh manusia. Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Apabila Allah Ta’ala
mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril, dan disampaikan
kepadanya bahwa, Allah telah mencintai si-A, maka cintailah dia olehmu.
Lalu Jibril-pun mencintainya juga. Selanjutnya Jibril berseru kepada
para penghuni langit (para malaikat) bahwa, Allah telah mencintai si-A,
maka cintailah dia oleh kalian. Sehingga yang bersangkutan dicintai
pula oleh para malaikat penghuni langit. Dan akhirnya, ditetapkanlah
(sebagai buah dan efeknya), penerimaan terhadapnya di muka bumi” (HR.
Muttafaq ‘alaih).
Minggu, 26 Februari 2012
DZIKIR-DZIKIR SPESIAL
Oleh : Ust. A. Mudzoffar Jufri
Pada hakekatnya, setiap lafal dzikir ma’tsur dari Al-Qur’an dan
As-Sunnah adalah spesial. Karena dzikrullah secara umum memang
merupakan salah satu bentuk amal ibadah spesial. Sampai-sampai, karena
saking spesialnya, ia dapat berfungsi sebagai penutup kekurangan dan
pengganti (dari aspek nilai dan pahala, bukan secara hukum) bagi
ibadah-ibadah lain yang terlewatkan penunaiannya.
AMAL-AMAL PENGHAPUS DOSA:
Oleh : Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri
Disadari atau tidak, yang jelas dan pasti bahwa, beban terbesar dan
terberat dalam diri dan hidup setiap kita, adalah
kemaksiatan-kemaksiatan dan dosa-dosanya yang menggunung. Allah Ta’ala
berfirman yang ditujukan secara khusus kepada Baginda Sayyidina
Rasulillah shallallahu ‘alaihi wasallam (yang artinya): “Dan (bukankah)
telah Kami lepaskan darimu (beban) dosamu, yang memberatkan (membebani)
punggungmu” (QS. Al-Insyiraah: 2-3).
Rabu, 22 Februari 2012
7 KISAH DAHSYATNYA DOA ULAMA SALAF (SERI KEAJAIBAN DOA)
KISAH 1: GARA-GARA TIDAK MAU JADI HAKIM AGUNG
Khalifah Al-Musta’in Billah (salah seorang khalifah era Bani Abbasiyah)
pernah mengirim utusan untuk memanggil Imam Nashar bin Ali rahimahullah
(salah seorang ulama zaman itu), yang akan diangkatnya sebagai hakim
agung kekhalifahan. Maka Abdul Malik wali kota Bashrah, dimana sang
imam tinggal, mengundang dan mendorong beliau agar memenuhi kehendak
Khalifah. Imam Nashar berkata kepada Wali kota: Izinkan aku pulang dulu
untuk beristikharah kepada Allah Ta’ala. Kemudian beliaupun pulang pada
tengah hari, dan saat sampai rumah beliau langsung melakukan shalat dua
rakaat, lalu berdoa: Ya Allah, jika memang ada kebaikan di sisi-Mu yang
telah Engkau sediakan untukku, maka wafatkanlah aku untuk menghadap-Mu.
Sejenak berikutnya beliau lalu tertidur. Namun saat hendak dibangunkan
(untuk shalat asar), didapati ternyata beliau telah jadi mayat!
Subhanallah!
(Siyaru A’lamin Nubala’ oleh Imam Adz-Dzahabi, jilid 12: hal. 136).
Jumat, 17 Februari 2012
AJAIBNYA DOA SEORANG AYAH
(SERI KEAJAIBAN DOA)
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa, doa ayah ibu untuk
anaknya, berupa doa baik ataupun doa buruk, adalah termasuk doa yang
mustajab.
Dan kisah berikut ini, disamping merupakan salah satu
pembuktian akan kebenaran hadits Nabi SAW, sekaligus menjadi pelajaran
berharga dan peringatan penting bagi setiap orang tua, agar tidak
gampang mengeluarkan kata-kata negatif terhadap anaknya, karena bisa
menjadi doa buruk yang terkabulkan atas anak kesayangan, meskipun
semula ucapan tersebut tidak benar-benar diniatkan sebagai doa yang
serius!
Dengan wajah penuh kesedihan dan penyesalan, seorang ayah bertutur:
TIDAK BERDZIKIR BERARTI “MATI” !
Oleh. Ust. Ahmad Mudzoffar Jufri
Istilah dzikrullah (berdzikir kepada Allah) memiliki dua makna, yang
kedua-duanya diperintahkan untuk kita penuhi. Yaitu: dzikrullah dengan
arti: mengingat Allah, dan yang kedua: dzikrullah dengan makna:
menyebut Allah melalui Nama-Nama dan Shifat-Shifat-Nya, serta
bukti-bukti keagungan dan kemuliaan-Nya, dalam konteks pujian,
pengagungan dan pentauhidan. Dzikrullah dengan arti pertama bisa
semakna dengan muraqabatullah (menyadari, mengingat dan memperhatikan
pengawasan Allah), yang merupakan esensi dari derajat ihsan,
sebagaimana dalam hadits Jibril ’alaihis-salaam:
Dia (Jibril as.)
bertanya, 'Kabarkanlah kepadaku tentang ihsan itu apa? ' Beliau
(Rasulullah SAW.) pun menjawab: "Kamu beribadah kepada Allah
seakan-akan kamu melihat-Nya, dan jika kamu tidak bisa melihat-Nya,
maka (ketahuilah) sesungguhnya Dia melihatmu" (HR. Muslim dari ‘Umar
bin Al-Khaththab ra.).
Selasa, 14 Februari 2012
KEAJAIBAN ISTIGHFAR
Ibnu Shubaih bercerita:
Seorang lelaki mengadukan musim paceklik kepada Imam Al-Hasan
Al-Bashri, maka beliau berkata kepadanya: Beristighfarlah kepada Allah!
Sedangkan lelaki kedua mengeluhkan kefakiran kepada beliau, dan beliaupun menasehatinya: Bersitighfarlah kepada Allah!
Lalu orang ketiga datang kepada beliau seraya berkata: Tolong doakan saya agar Allah mengkaruniakan ana...k kepada saya. Dan beliaupun tetap menganjurkannya dengan berkata: Beristighfarlah kepada Allah!
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 1
Dikisahkan bahwa, sekali waktu Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah
bepergian untuk suatu keperluan sampai kemalaman di sebuah kampung.
Karena tidak ingin merepotkan siapapun, beliaupun mampir ke sebuah
masjid kecil untuk shalat sekaligus berniat bermalam disana. Seusai
shalat dan ketika hendak merebahkan tubuh tua beliau di masjid kecil
tersebut guna melepaskan sedikit kepenatan malam itu, tiba-tiba sang
penjaga masjid datang dan melarang beliau tidur di dalamnya. Sang
penjaga tidak mengetahui bahwa, yang dihadapainya adalah seorang ulama
besar.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 2
Imam Ibnul Qayyim berkisah: Aku sering menyaksikan Syaikhul Islam (Ibnu
Taimiyah) - semoga Allah mensucikan ruhnya -, ketika menghadapi
masalah-masalah yang berat dan sulit, beliau selalu cepat-cepat
bertobat kepada Allah, memperbanyak istighfar, beristighatsah kepada
Allah, bersandar kepada-Nya, mengharap turunnya kebenaran dari-Nya, dan
memohon dibukakannya simpanan-...simpanan
rahmat-Nya.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 3
Ini kisah kontemporer dari negeri Kuwait. Terjadi pada suami istri
ber-kun-yah Abu Yusuf dan Ummu Yusuf. Disampaikan langsung oleh sang
suami kepada Syaikh Khalid As-Sulthan, seorang syeikh asal Kuwait juga,
seusai beliau menyampaikan ceramah tentang fadhilah istighfar, di
Mekkah pada suatu musim haji.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 4
Seorang suami bercerita: Selepas setiap pertengkaran dengan istri,
biasanya aku langsung beranjak untuk pergi meninggalkannya dan
meninggalkan rumah sekaligus. Tentu saja dengan kondisi hati yang penuh
amarah dan emosi.
Namun sebelum kaki ini melangkah lebih jauh,
tepatnya sebelum melewati gerbang apartemen, terjadilah hal yang aku
rasakan sangat aneh sekali.
LAKUM DINUKUM WA LIYADIN (FIQIH TOLERANSI)
Oleh : Ust. A. Mudzoffar Jufri
Islam adalah agama yang paling toleran terhadap agama lain
Ayat-ayat Al-Qur'an, Sunnah Rasul SAW. dan sejarah adalah bukti riil
Contohnya Surah Al-Kafirun yang merupakah surah paling "keras" dan
tegas terhadap para pemeluk agama lain dengan panggilan vulgar "Ya
ayyuhal kafirun"
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 5
Aku berusia 30 tahun saat suamiku wafat dengan meninggalkan lima orang
anak, laki-laki dan perempuan, yang masih kecil-kecil. Semasa hidupnya,
suamilah tulang punggung nafkah keluarga sepenuhnya. Sedangkan aku
menjalankan tugas utamaku sebagai istri dan ibu rumah tangga.
Meskipun pendapatan suami pas-pasan, tapi kami merasa cukup dan tidak
merasa ada yang kurang. Hidup kamipun terasa begitu bahagia dan indah.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 6
Dr. Khalid Jubair, seorang dokter spesialis jantung, bercerita tentang
pengalaman pribadi bahwa, suatu kali beliau terancam dipecat atau
dipensiun dinikan dari pekerjaan, karier dan posisinya, gara-gara
kedengkian, permusuhan, dan persekongkolan lima orang dokter kolega
yang bekerja dan bertugas di rumah sakit yang sama.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 7
Oleh : Ust. A. Mudzoffar Jufri
Hatinya selalu diselimuti kesedihan dan kepedihan. Pikirannya semrawut
dan kacau. Keceriaan dan kebahagiaan telah enyah dari kehidupannya.
Hari-harinya terasa begitu berat dan kelam. Dan itu semua terjadi
setelah suaminya tiba-tiba berubah total 180 derajat. Setelah beberapa
tahun bersama di bawah satu atap sebagai suami istri dengan kehidupan
yang cukup tenang, damai, bahagia dan ceria. Dimana selama itu sang
suami adalah seorang yang baik, lembut, dan penyayang. Tapi tiba-tiba
saja ia berubah menjadi suami yang kasar, bengis dan ringan tangan.
Hampir tidak ada hari yang dilewati istri tanpa kekerasan dan pukulan
yang diterimanya dari suami.
KEAJAIBAN ISTIGHFAR: KISAH 8
Oleh : Ust. A. Mudzoffar Jufri
Soal jodoh dan pernikahan adalah masalah yang paling mendominasi
perhatian dan pemikiran umumnya gadis yang telah cukup umur dan siap
menikah. Disamping karena memang begitulah fitrahnya, juga itulah
materi pertanyaan dan bahan "interogasi" yang hampir selalu diajukan
oleh berbagai pihak kepada setiap gadis yang dinilai "sudah waktunya",
lebih-lebih jika usianya dianggap telah masuk kategori "tertinggal
kereta", karena sudah memasuki masa usia "kritis" bagi seorang gadis!
Langganan:
Postingan (Atom)



















.jpg)