Jakarta:
Terdakwa kasus suap Wisma Atlet Jakabering, Muhammad Nazaruddin,
dituntut tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan
kurungan. Usai sidang, Nazar lagi-lagi menyatakan dirinya hanya korban
rekayasa Anas Urbaningrum.
"Saya kalau terbukti bersalah, saya mau dituntut 10 tahun, 20 tahun, 30
tahun. Kalau nggak ada fakta persidangan, barang bukti nggak ada, sudah
ada jawaban dari instansi resmi yang mengeluarkan itu Menkumham bahwa
tak ada Permai Grup, masa saya dibilang mengetahui," kata Nazar di
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin (2/4).
Nazar mempertanyakan mengapa nama Anas tak disebut dalam tuntutan
jaksa. Padahal, kata Nazar, sejak PT Anugrah Nusantara dibentuk pada
2008, sudah ada nama Anas di perusahaan itu.
"Kenapa dibilang tadi tak ada Anas, sementarakan ada barang bukti yang
ditunjukkan JPU, ada slip gaji, ada Anas, ada saya. Saya dapat
informasi kalau Anas akan diselamatkan karena kepentingan umat. Kenapa
Anas, otaknya, di sini enggak ada?" tandas Nazar.
Nazaruddin juga mengatakan, tak ada ada bukti persidangan bahwa ia
menerima suap berupa cek senilai Rp4,6 miliar. Nazaruddin berdalih,
Grup Permai yang disebut-sebut jaksa sebagai perusahaan miliknya itu
tidak pernah ada.
"Saya memang korban rekayasa dari pemerintahan sekarang. Korban
rekayasa Anas, yang memang membuat suatu cerita yang membuat saya
terpojokkan. Itu yang saya sayangkan dari awal," kata Nazaruddin.
Dalam tuntutan, JPU menyatakan Nazar menerima cek senilai Rp4,6 miliar.
Uang itu sebagai imbalan karena Nazar mengatur agar PT Duta Graha Indah
menjadi pelaksana proyek wisma atlet SEA Games 2011 di Palembang,
Sumatera Selatan.
Untuk pemenangan itu, Grup Permai menggelontorkan dana Rp16,7 miliar ke
Badan Anggaran DPR dan Kementerian Olahraga dan Pemuda melalui Wafid
Muharam. Uang ke Banggar DPR diberikan melalui Angelina Sondakh dan
Wayan Koster, sementara uang ke Wafid melalui Paulus Nelwan.
Metrotvnews.com,
Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Jakarta Bukan hanya politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka saja yang cuap-cuap lantang menyerukan penolakan penaikan BBM. Politisi PKS, Indra,...
-
Pembina Federasi Operasi Pedagang Pasar Indonesia (FOPPI) Sholahuddin Wahid alias Gus Sholah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada...
-
Ditengah bertaburnya para bintang sepak bola, tidak menyangka diantara mereka ternyata banyak ya...
-
Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto memberikan apresiasi dan memberikan dukungan atas naiknya Harga Pembelian Pemerin...
-
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail PKS Tambakrejo DEPOK---Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menggunakan seped...
-
Kehadiran 10 warga Indonesia dari kalangan politisi dan pengusaha ke perayaan ulang tahun negara penjajah Zionis Israel pada K...
-
vivanews PKS Tambakrejo Dua anggota perguruan bela diri Kera Sakti tewas mengenaskan dan seorang lainnya kritis saat mengiku...
-
Solo- Inilah photo pimpinan preman Iwan walet ( muslimdaily.net) yang pada hari kamis(3/5/12) menjadi otak penyerangan terhadap anggota L...
-
tribunnews Nahrowi (17), warga Koja, Tanjungpriok, korban penusukan geng bermotor. JAKARTA - Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU...
-
Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid, berdiri di depan rumahnya yang kebanjiran di kawasan Kemang Selatan IV, Selasa (3/...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar