Halaman
Ngetop Abizzz...
-
JAKARTA - Entah apa yang menjadi alasan aparat Brimob yang tiba-tiba menyerang markas HMI Jakarta di kawasan Cilosari 17, Ci...
-
Jakarta Sekretaris FPKS yang juga anggota Komisi VIII DPR Abdul Hakim sepakat dengan Ketua MUI Khalil Ridwan ...
-
Jakarta Partai Demokrat (PD) menunjukkan sikap melunak kepada PKS dengan tak lagi mengusir PKS dari koalisi. Apa alasannya? "Melun...
-
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq Jakarta - Wakil Sekretaris Jen...
-
Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini siap bertarung di Pilkada DKI dengan kendaraan PKS. Pasangan ini pun menjamin dana untuk k...
-
Oleh : Cahyadi Takariawan “ He tangi, tangi …. Iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !” suara melalui handphone itu demikian keras d...
-
Triwisaksana (PKS) bertemu warga (Antara/ Nur Yahya) "Kami tidak perlu berhutang budi dengan ...
-
Ali Mahmudi, SP (Ketua FPKS DPRD Bojonegoro) Bojonegoro - Perhelatan Pilkada Bojonegoro 2...
-
Sangat banyak sekali pertanyaan-pertanyaan mantan kader PKS yang “out” dari kepartaian, namun dari beberapa pertemuan dan rangkaian an...
Kamis, 24 Mei 2012
Pilkada DKI. Jakarta Mubalig Kawal HNW Menuju DKI 1
KORPS Mubalig Jakarta (KMJ) merapatkan barisan untuk mengantarkan pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini menuju kursi kepemimpinan DKI melalui Pilkada DKI 2012. Hal itu terbukti dalam deklarasi dukungan KMJ di Markas Pemenangan di Jalan Buncit Raya 30, Jakarta Selatan. “Sebelumnya belum pernah kami melakukan hal semacam ini. (Dukungan) ini pertama kalinya untuk KMJ,” ujar Ketua KMJ Muhammad Sobari, Selasa (22/5).
Peranan para mubalig sangat penting di tengah masyarakat. Apalagi keberadaan mereka merupakan ujung tombak dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam mengantisipasi setiap potensi gejolak sosial. Sehingga diperlukan cara tepat dalam menghasilkan pemimpin di ibu kota. Dalam kesempatan itu, Hidayat sangat mengapresiasi dukungan dari KMJ dan berharap para mubaligh dan mubalighah Jakarta ikut andil dalam Pilkada DKI.
“Para mubalig dan mubaligah harus mencerahkan umat, yang mana yang harus dipilih haruslah yang paling paling baik, yang bisa memimpin,” tutur dia.
Mantan ketua MPR RI itu juga menambahkan, pemimpin yang harus dipilih adalah yang bisa menjadi imam. Imam dalam pandangan Islam, maupun imam dalam pengertian orang yang bisa berada di depan untuk memimpin. KMJ seharusnya bisa memberikan pencerahan kepada umat tentang sosok pemimpin yang harus dipilih.
“Namun jika yang memenuhi syarat di atas hanya satu calon, maka mubalig tidak seharusnya membuat umat bingung,” kata Hidayat.
JPNN.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar