Ket: Hijau=Waktu Indonesia Timur (WIT), Kuning=Waktu Indonesia Tengah (WITA), Merah=Waktu Indonesia Barat (WIB). wikipedia.org ...
Ust. A. Mudzoffar Jufri
CESPLENG-NYA DOA PADA SEPERTIGA MALAM AKHIR (SERI KEAJAIBAN DOA)
Allah Ta’ala berfirman tentang salah satu sifat orang-orang muttaqin
(yang artinya): “Dan di akhir-akhir malam, mereka selalu beristighfar
memohon ampun (kepada Allah)” (QS. Adz-Dzaariyaat: 18). Dan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Rabb
kita Allah Tabaraka wa Ta’ala selalu turun (dengan sifat dan cara yang
sesuai dengan keagungan-Nya) ke langit terendah pada setiap malam
ketika tinggal sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: Siapa yang
berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan
Aku beri. Dan siapa yang beristighfar memohon ampun kepada-Ku, akan Aku
ampunkan” (HR. Muttafaq ‘alaih dari sahabat Abu Hurairah ra.).
Selanjutnya, kisah ini bersumber dari Ustadz Muhammad Al-Mukhtar
Al-Syinqithi. Ada seorang laki-laki yang mengalami masalah dengan
bidang pekerjaan dan status kepegawaiannya. Dimana karena demikian
tidak cocoknya bidang pekerjaan dan posisi yang diberikan kedapanya,
sampai-sampai hal itu membuatnya begitu terbebani dan tertekan. Dan
saat ditaqdirkan berjumpa dengan Ustadz Muhammad Al-Mukhtar, tekanan
batin dan kegalauan hati yang dirasakannya akibat hal itu, sudah
benar-benar sampai puncaknya. Ia mengatakan, butuh seseorang yang
memiliki akses dan pengaruh terhadap pemegang kewenangan dalam
penempatan pegawai. Ia bertanya kepada Ustadz Al-Mukhtar: apakah
Ustadz sempat melihat dan bertemu dengan si fulan (seseorang yang
diharap bisa membantunya)? Ustadz Muhammad menjawab: Tidak, aku tidak
melihatnya dan belum bertemu dengannya. Lalu Ustadz Muhammad Al-Mukhtar
bertanya balik: apakah masalahmu sudah kelar? Ia menjawab: sampai
sekarang masih belum, Ustadz. Justru itu saya sangat butuh bantuan
seorang berpengaruh dalam hal ini. Selanjutnya Ustadz Al-Mukhtar
berkata: sebenarnya ada yang bisa menuntaskan masalahmu dan
menghilangkan kegundahanmu! Si lelaki itupun penasaran dan
bertanya: Apakah dia bisa memberi pengaruh terhadap pejabat pemegang
kewenangan kepegawaian? Ya, sangat berpengaruh, jawab Ustadz Muhammad.
Si lelaki bertanya lagi: apakah Ustadz mengenalnya dan bisa berbicara
dengannya tentang masalah saya? Ya, tentu, dan bahkan engkaupun bisa
berbicara langsung dengannya! Tapi sebaiknya Ustadz saja yang berbicara
dan menyampaikan kepada beliau, semoga Allah memberi balasan
sebaik-baiknya kepada Ustadz, timpal lelaki itu. Tapi siapa sebenarnya
beliau ini?, tanyanya lagi dengan penuh rasa penasaran. Dan Ustadz
Al-Mukhtar pun akhirnya menjawab: Dia, tiada lain, adalah Allah
Subhanahu wa Ta’ala! Nah, saat tahu bahwa, yang disebut oleh Ustadz
Muhammad adalah nama Allah, justru tampak sikap keraguan dalam dirinya.
Karena ia memang tidak menduga sama sekali sebelumnya bahwa, yang
dimaksud beliau adalah Allah. Ustadz Al-Mukhtar lalu berujar: Wahai
Saudaraku, ittaqillah! (sadar dan bertaqwalah kepada Allah!) Andai aku
sebut nama seseorang diantara manusia (yang engkau harap bisa
membantumu), mungkin engkau akan bersemangat dan langsung mengajak
bergegas untuk menemuinya! Tapi begitu nama Allah yang aku sebutkan,
mengapa engkau justru tampak bimbang dan ragu? Ya berarti engkau belum
cukup mengenal Allah! Apakah engkau sudah mencoba doa pada sepertiga
malam akhir? Setelah itu keduanya lalu berpisah. Dan sepekan
kemudian, saat ditaqdirkan bertemu kembali, Ustadz Muhammad mendapati
lelaki tersebut dengan wajah yang berseri-seri. Dan iapun bercerita:
Sungguh heran, setelah berpisah dengan Ustadz sepekan lalu itu, dengan
taufiq Allah tiba-tiba saya jadi mudah sekali bangun malam, seakan-akan
ada seseorang yang membangunkanku. Sehingga dengan kehendak Allah,
akupun bisa shalat malam, lalu berdoa dan bermunajat kepada Allah pada
malam itu di sepertiga malam terakhir-nya, sekuat-kuatnya dan
sekhusyuk-khusyuknya. Dan pada pagi harinya, saat berangkat
menuju tempat kerja, dengan kehendak Allah tiba-tiba aku mengubah arah
dan mengambil jalan lain, yang membuatku melewati sebuah instansi. Lalu
akupun turun dan bertanya tentang kepala kantor instansi tersebut.
Ternyata beliau menyambutku dengan sangat baik. Dan ketika kuceritakan
kepada beliau tentang masalahku, secara tak kuduga sama sekali
tiba-tiba beliau berkata: Dimana Anda selama ini? Sungguh kami sangat
membutuhkan potensi dan keahlian seperti yang Anda miliki ini. Lalu
beliaupun langsung memberiku dua pilihan tugas dan kedudukan (yang
sesuai dengan bidang dan kecenderunganku), dimana semula aku hanya
mengangankan posisi yang lebih rendah dari keduanya! Subhanallah! Sungguh benar-benar cespleng barokah doa dan munajat pada sepertiga malam akhir!
*****
Tulisan menarik lainnya silahkan buka/klik Halaman :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar