Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Pembina Federasi Operasi Pedagang Pasar Indonesia (FOPPI) Sholahuddin Wahid alias Gus Sholah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada...
-
Ditengah bertaburnya para bintang sepak bola, tidak menyangka diantara mereka ternyata banyak ya...
-
Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto memberikan apresiasi dan memberikan dukungan atas naiknya Harga Pembelian Pemerin...
-
Jakarta Bukan hanya politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka saja yang cuap-cuap lantang menyerukan penolakan penaikan BBM. Politisi PKS, Indra,...
-
Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail PKS Tambakrejo DEPOK---Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menggunakan seped...
-
detik.com - Wakil Ketua DPR Anis Matta meminta PPATK segera menuntaskan penelusuran 2000 transaksi mencurigakan anggota DPR. Kalau...
-
sumber: www.solopos.com Jakarta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengambil sikap berseberangan dengan mitra koalisinya di pemer...
-
Hasil sementara 5 besar / 14 Mei 2012 jam 06.00 WIB Ali Mahmudi, SP. (Kader PKS) Menempati Urutan Pertama Polling Bacabup/Bacawabup Bojo...
-
vivanews PKS Tambakrejo Dua anggota perguruan bela diri Kera Sakti tewas mengenaskan dan seorang lainnya kritis saat mengiku...
-
Nasib baik seringkali datang tak terduga. Itu pula yang dialami Basyir, seniman muda tunanetra yang tergabung dalam Komunitas Matahati in...
Minggu, 25 Maret 2012
Banjir Genangi Sejumlah Ruas Jalan Kota Bojonegoro
BOJONEGORO- Hujan lebat yang mengguyur Kota Bojonegoro Jawa Timur sejak sore hingga malam menjadikan sejumlah ruas jalan tergenang air. Bahkan, air setinggi 10 cm hingga 30 cm telah masuk ke beberapa rumah warga.
Hingga pukul 22.00 WIB hujan lebat masih mengguyur setelah sebelumnya reda selepas Magrib hingga Isya. "Air masuk ke rumah kami, tingginya sekitar 20 cm," ujar Wahab, salah seorang warga Desa Sukorejo Kecamatan Kota Bojonegoro kepada suaramerdeka.com, Minggu (25/3).
Berdasarkan pantauan, hujan lebat mulai mengguyur Bojonegoro sekitar pukul 17.00. Saking lebatnya, sejumlah ruas jalan protokol kota penghasil minyak itu mengalami banjir. Di antaranya Jalan Diponegoro, Jalan Patimura, Jalan Panglima Poling, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Untung Suropati serta Jalan Pemuda.
Jalan di kawasan pemukiman warga juga tak luput dari banjir. Di antaranya Jalan Brigjen Sutoyo, Jalan Sawunggaling, Jalan Dr Cipto dan Jalan Suharso. "Selokan atau saluran air sudah tidak mampu menampung air. Akibatnya air meluber ke tengah jalan dan masuk pemukiman warga," tandas Endah, warga Bojonegoro.
Akibat hujan lebat tersebut, aktifitas perekonomian di kawasan alun-alun Bojonegoro tampak sepi. Sejumlah pedagang memilih tidak berjualan. Padahal biasanya kawasan alun-alun pada malam hari cukup ramai warga yang berjualan ataupun sekedar jalan-jalan.
"Mau masuk kawasan alun-alun saja susah. Banyak jalan yang tergenang air. Di kawasan Kelurahan Sumbang ketinggian air mencapai 30 cm. Kalau hujan tidak segera reda, mungkin ketinggian air akan bertambah," tutur Iwan, warga Kelurahan Kadipaten Bojonegoro.
suaramerdeka.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar