kompasiana
Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Nasib baik seringkali datang tak terduga. Itu pula yang dialami Basyir, seniman muda tunanetra yang tergabung dalam Komunitas Matahati in...
-
Hasil sementara 5 besar / 14 Mei 2012 jam 06.00 WIB Ali Mahmudi, SP. (Kader PKS) Menempati Urutan Pertama Polling Bacabup/Bacawabup Bojo...
-
detik.com - Wakil Ketua DPR Anis Matta meminta PPATK segera menuntaskan penelusuran 2000 transaksi mencurigakan anggota DPR. Kalau...
-
sumber: www.solopos.com Jakarta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengambil sikap berseberangan dengan mitra koalisinya di pemer...
-
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap SBY memutuskan kontrak koalisi dengan PKS...
-
BOJONEGORO- Hujan lebat yang mengguyur Kota Bojonegoro Jawa Timur sejak sore hingga malam menjadikan sejumlah ruas jalan tergenang air....
-
<br> Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) tampaknya akan segera melakukan p...
-
Ditengah bertaburnya para bintang sepak bola, tidak menyangka diantara mereka ternyata banyak ya...
-
Oleh : Cahyadi Takariawan “ He tangi, tangi …. Iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !” suara melalui handphone itu demikian keras d...
-
<!-- Google Plus Script Sebanyak 65 pasien dari kecamatan Gresik men...
Sabtu, 09 Juni 2012
Dicegah Tangkap Anas dan Andi, Ketua KPK Banting Meja Kantor?
Tasikmalaya Ingin Jadi Kota Agamis, Dituduh Makar pada Republik
detik
PKS Tambakrejo Upaya Wali Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat untuk mengatur
penduduknya terutama perempuan untuk memakai jilbab dan pembentukan
polisi hisbah dikritik keras kalangan liberal dan sekuler.
Rencana walikota ini bukan saja menunjukkan sikap makar dan subversif terhadap konstitusi tetapi juga pelanggaran Undang-undang (UU) Otonomi Daerah yang menegaskan bahwa masalah hukum, keamanan dan agama bukan wewenang daerah.
“Memprihatinkan, jika walikota tidak paham bahwa soal berpakain dan beragama merupakan bagian dari HAM rakyat yang merupakan wewenang negara yang diatur melalui UU,” kata dia.
Tampaknya lanjut dia, walikota sedang mempolitisasi isu agama untuk kepentingan Pilkada karena awal Juli akan dilakukan pemungutan suara. Manuver-manuver demikian sepatutnya dihentikan oleh Pemerintah Pusat sehingga konsolidasi demokrasi daerah pada arah yang benar sesuai konsensus 4 pilar.
Selain itu, parpol-parpol juga harus serius mendidik para kadernya sehingga parpol dapat berfungsi sebagai agen transformasi masyarakat menuju konsensus berbangsa dan bernegara.
”Kita berharap DPRD Kota Tasikmalaya dan masyarakat perempuan melakukan perlawanan bukan saja demi tertibnya pelaksanaan prinsip konstitusionalisme di daerah tetapi juga juga merupakan penolakan pembuatan keputusan-keputusan strategis oleh walikota pada saat yang bersangkutan dalam status quo menjelang pilkada,” pungkasnya.
Sumber: okezone | tribunews
Inilah Alasan Mengapa SBY ‘Tidak Berani’ Bubarkan Ahmadiyah
Adnan Buyung dan Presiden SBY
Buku terbaru Adnan Buyung Nasution mengungkap sejumlah fakta, di
antaranya usaha Buyung ‘menekan’ SBY agar tidak membubarkan Ahmadiyah.
Kalau sama Buyung saja SBY tunduk, bagaimana menghadapi lawan-lawan
politiknya yang lebih dari Buyung?
Hati-hati, Tiga Partai Islam Akan Terdepak dari DPR

Partai Islam agaknya perlu melakukan introspeksi dan berbenah diri.
Pasalnya, tiga dari empat partai Islam atau berbasis massa Islam akan
terdepak dari DPR. Demikian hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) yang menganalisis keterpilihan partai politik pada Pemilihan Umum 2014 mendatang.
Menurut koordinator survei SSS, Muhammad Dahlan, mayoritas responden memilih partai nasionalis dibanding partai agama. PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Hanura, dan Nasdem masuk dalam kategori partai nasionalis. Sedangkan PKS, PAN, PPP, dan PKB dikelompokkan sebagai partai agama (Islam).
Menurut koordinator survei SSS, Muhammad Dahlan, mayoritas responden memilih partai nasionalis dibanding partai agama. PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, Hanura, dan Nasdem masuk dalam kategori partai nasionalis. Sedangkan PKS, PAN, PPP, dan PKB dikelompokkan sebagai partai agama (Islam).
Inilah Isi Pidato KH Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Itu

Baru-baru ini beredar pidato menghebohkan dari mantan Ketua Umum
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi melalui pesan
berantai BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial.
Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”
Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”
Jumat, 08 Juni 2012
Soal Larangan Penerbitan Izin Pertambangan Baru, Komisi B: Pemberhentian Izin Pertambangan Harus Jelas
PKS Tambakrejo Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Bojonegoro melalui Komisi B meminta ada batasan waktu yang jelas terkait pemberhentian penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) baru, berdasarkan turunnya Surat Edaran (SE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada seluruh gubernur dan bupati se-Indonesia.
Sebab, berhentinya proses penerbitan IUP ini dinilai akan berpengaruh terhadap tatanan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro. Karena, pertambangan-pertambangan tersebut berkaitan dengan proses pembangunan.
Mursi Menang, Yerusalem Ibu Kota Mesir
Kota Yerusalem, Palestina.
KAIRO -- Jika kandidat presiden Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mursi menjadi presiden, ibu kota Mesir bukan Kairo lagi. Ulama Mesir terkemuka Safwat Hagazy, mengatakan, ibu kota baru negeri Piramida itu adalah Yerusalem.
"Jika Allah mengizinkan, Yerusalem akan jadi ibu kota baru. Jutaan martir akan berbaris menuju Yerusalem," ujarnya dalam kampanye presiden yang disiarkan saluran swasta Annas TV, Kamis (7/6).
Video itu beredar setelah diposting di YouTube dan dilengkapi dengan teks bahasa Inggris oleh MEMRI TV. Sampai Kamis malam video tersebut sudah dilihat 61.691 kali.
Kamis, 07 Juni 2012
Lem Alteco Untuk HP Ust Hidayat yang Retak
PKS Tambakrejo - Beberapa waktu yang lalu sejenak kita terpesona dengan adanya tokoh
seperti Dahlan Iskan dan Jokowi, "apakah tidak ada kader PKS seperti
mereka" ? begitu pertanyaan salah seorang simpatisan partai dakwah ini.
Sederhana pertanyaannya, apakah tidak ada tokoh seperti mereka di PKS?.
Jawabannya sederhana, di PKS ada tokoh seperti mereka, bahkan tidak
hanya satu dua orang. Tapi masalahnya adalah, tidak ada media yang
mengekspose. Siapa yang tidak tahu Dahlan Iskan, pendiri Jawa Pos ini
tentu mempunyai kekuatan dan relasi media yang kuat untuk melakukan
penokohan.
Sabtu, 02 Juni 2012
PKS Kalahkan Demokrat di Pemilukada Maluku Tengah
PKS Tambakrejo [AMBON]
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memenangkan Pemilhan Umum
Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng). PKS
bersama partai pendukung lainnya masing-masing Partai Gerindra, Partai
Merdeka, PKB, dan Partai Golkaryang mengusung pasangan Abua Tuasikal
dan Marlatu Leleury (TULUS) 89.868 suara atau 50,74 persen mengalahkan
pasangan yang diusung Partai Demokrat Jusuf Laatuconsina-Liliane
Aitonam (INA AMA) dengan perolehan 87.253 suara atau 49,26 persen.
Hapus Logo Salib, Madrid Raih Rp9,5 T
PKS Tambakrejo - Setelah resmi mengumumkan penghapusan tanda salib pada logo klub
bagian atas, Real Madrid mendapat keuntungan besar dari segi finansial.
Penghilangan gambar salib tersebut dilakukan demi memperkuat basis
penggemar di kalangan Muslim di Timur Tengah.
Menurut surat kabar olahraga utama Spanyol, Marca,
perubahan dilakukan untuk “menghindari segala bentuk kebingungan atau
salah tafsir di wilayah, di mana mayoritas dari populasi penggemar Los Blancos adalah Muslim.”
Langganan:
Postingan (Atom)


