REPUBLIKA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) didesak membuka kedutaan Indonesia di Palestina. Walaupun Indonesia tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.
Halaman
Ngetop Abizzz...
-
Jakarta Sekretaris FPKS yang juga anggota Komisi VIII DPR Abdul Hakim sepakat dengan Ketua MUI Khalil Ridwan ...
-
Jakarta Partai Demokrat (PD) menunjukkan sikap melunak kepada PKS dengan tak lagi mengusir PKS dari koalisi. Apa alasannya? "Melun...
-
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz Siddiq Jakarta - Wakil Sekretaris Jen...
-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyatakan masih kekurangan tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kekurangan itu disinyalir sejak a...
-
BOGOR -- Hampir empat jam pertemuan para petinggi partai koalisi di Cikeas, tetapi tak ada keputusan pasti mengenai kesepakatan dalam mengu...
-
JAKARTA - Entah apa yang menjadi alasan aparat Brimob yang tiba-tiba menyerang markas HMI Jakarta di kawasan Cilosari 17, Ci...
-
Oleh : Cahyadi Takariawan “ He tangi, tangi …. Iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !” suara melalui handphone itu demikian keras d...
-
Sangat banyak sekali pertanyaan-pertanyaan mantan kader PKS yang “out” dari kepartaian, namun dari beberapa pertemuan dan rangkaian an...
-
Amien Rais JAKARTA -- Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Amien Rais, menolak mengomentari soal...
Kamis, 26 Januari 2012
PKS Desak Kemenlu Buka Kedutaan di Palestina
REPUBLIKA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) didesak membuka kedutaan Indonesia di Palestina. Walaupun Indonesia tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.
PKS Tagih Janji KPK Tuntaskan Kasus Besar
TEMPO.CO- Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Abu Bakar Al Habsy menagih janji empat pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi soal penuntasan kasus besar. Menurutnya, aliran dana wisma atlet yang semakin jelas bisa menjadi pintu bagi KPK untuk mengusut kasus ini.
PKS Usul Afriani Dihukum Seumur Hidup
JAKARTA - Kecelakaan maut yang menewaskan 9 orang pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Selatan, Minggu siang, seharusnya bisa dihindari, jika penataan hukum terhadap peraturan lalu lintas disadari oleh masyarakat.
Anggota komisi V DPR dari fraksi PKS Sigit Soesiantomo menyatakan, berbagai informasi yang diterima bahwa kesalahan yang dilakukan tersangka Afriani Susanti sangat banyak.
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi VII DPR secara tegas tak menyetujui pembatasan BBM subsidi juga opsi kenaikan harganya. Anggota Komisi VII Mardani Ali Sera beralasan pemerintah belum menyelesaikan tiga pekerjaan rumah yang diamanatkan DPR terhadapnya.
Rabu, 25 Januari 2012
Tak Ingin Anggota PKS Masuk Angin
drh. Hamy Wahjunianto, MM
DPW Tolak Birokrat Masuk BUMD
Hal tersebut ditegaskan Ketua DPW PKS
Jatim drh. Hamy Wahjunianto, MM “Sejak awal sikap partai kami terhadap
PNS yang masuk BUMD sudah jelas. Yakni, dengan melihat segala
kemudharatannya, sebaiknya PNS tidak masuk BUMD, meski hanya menjadi
komisaris,” tegasnya.
Minggu, 22 Januari 2012
Workshorp Internet Marketing
Kamis, 19 Januari 2012
Menebar Kepedulian Setiap Saat..........(2)
Pasangan
suami istri mbah Marsa'id dan Sarijem (70 th) warga Rt 27 Rw 8 Ds.
Malingmati, Kec. Tambakrejo, Bojonegoro ini bisa dibilang hari-harinya
tak pernah berhiaskan senyum, apalagi tawa. Kondisi ekonominya sangat
memprihatinkan, untuk kebutuhan makan sehari-hari saja sudah
kekurangan, apalagi ditambah untuk keperluan obat-obatan buat mbah
Sarijem yg memang kondisinya sakit-sakitan. Pernah suatu saat mbah
Sarijem BAB di sungai dekat rumah, dan untuk pulang dari sungai ke
rumah harus ia tempuh dengan merangkak akibat kakinya tak lagi mampu
menopang tubuhnya yg sudah ringkih karena selama 4 hari perutnya tak
kemasukan sesuap pun nasi. Ketika tetangganya secara tak sengaja
mengetahui hal ini, ia hanya menangis, ia malu jika tiap hari ia hanya
bisa meminta makan kepada tetangganya. Subhanallah.....kemiskinan tak membuat hilangnya rasa malu mereka.
Begitu mendapat informasi dari seorang kader tentang kondisi warga yang memprihatinkan ini, PKS BOJONEGORO langsung menerjunkan struktur pengurusnya yakni Imam Mukhlison, S.H, S.Pd. ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada mereka. Betapapun...mereka juga saudara kita yang wajib kita bantu. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan...
Begitu mendapat informasi dari seorang kader tentang kondisi warga yang memprihatinkan ini, PKS BOJONEGORO langsung menerjunkan struktur pengurusnya yakni Imam Mukhlison, S.H, S.Pd. ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada mereka. Betapapun...mereka juga saudara kita yang wajib kita bantu. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan...
Senin, 16 Januari 2012
Persiapan Pilkada PKS Gelar Pemilihan Raya, Bojonegoro target perjuangkan kader internal
Surabaya -DPW PKS Jatim dalam waktu dekat akan menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk menjaring aspirasi di kader internal. Hal ini diperlukan sebagai persiapan PKS menyambut Pilgub Jatim 2013 dan pilkada di kabupaten/kota.
Ada empat kader yang berpotensi diusung menjadi kandidat di pilgub, yakni Ketua DPW PKS Jatim Hamy Wahjunianto, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jatim Ahmad Mudzoffar Jufri, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jatim Ahmad Arqom dan anggota F-PKS DPR RI Rofi' Munawar (Wakil Ketua Wilayah Dakwah Jatim, Jateng dan DIY).
Selasa, 10 Januari 2012
Menebar Kepedulian setiap saat...... (1)
Budaya Sungkan, Pekewuh, dan Rasa Tidak Enak
Perasaan sungkan, atau pekewuh, atau “tidak enak”, adalah salah satu bagian dari ruang kemanusiaan kita. Dia bisa positif, bisa negatif. Tergantung konteksnya. Tergantung bagaimana kita menerapkannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan antarpersonal, hubungan sosial kemasyarakatan, hubungan dalam organisasi, dan lain sebagainya, selalu ada ruang perasaan kemanusiaan. Mungkin, ini salah satu perbedaan robot atau mesin, dengan manusia.
Negatif, jika contohnya semacam ini. Kita sungkan menegur orang tua walaupun ia melakukan perbuatan tercela. Kita pekewuh mengingatkan senior, kendati ia melakukan kesalahan. Kita tidak enak untuk menasihati pemimpin atau atasan, meski kita tahu ia melakukan pelanggaran.
Positif, jika contohnya semacam ini. Kita sungkan melakukan kesalahan, karena khwatir akan dijadikan contoh oleh orang lain. Kita pekewuh jika melanggar aturan, karena khawatir pelanggaran itu akan menjadi awal kerusakan budaya organisasi. Kita tidak enak melakukan perbuata tercela, karena kita tahu itu akan menimbulkan dosa.
Alkisah. Seorang alim tengah mengajar di sebuah majelis taklim, dan ternyata ia membaca kitab dengan bacaan yang salah, entah sengaja, atau memang benar-benar salah. Beberapa murid yang mengerti kesalahan tersebut diam saja dan tidak berani mengingatkan, karena sungkan kepada sang alim yang ilmunya jauh lebih banyak dibanding para murid.
”Bagaimana kita akan mengingatkan, sedangkan sang alim adalah guru dan referensi kami”, demikian kata para murid.
Maka, ustadz Tulus Musthofa, MA, seorang guru dan sahabat saya, sangat sering menyampaikan di berbagai forum dan kesempatan. ”Saya sangat sedih, bahwa saya tidak mendapatkan hak saya untuk diberi tausiyah dan peringatan. Kalian selalu meminta saya untuk mengisi taklim, tatsqif, tausiyah dan lain sebagainya. Tapi kalian tidak mau menasihati dan mengingatkan saya”.
”Sangat berbahaya”, kata ustadz Tulus Musthofa, ”orang yang tidak pernah mendapat peringatan dan tausiyah. Tolong, sering-sering ingatkan saya, beri tausiyah saya, luruskan saya. Jangan biarkan saya melakukan kesalahan atau penyimpangan”, lanjut beliau.
Apa jawab para murid, ”Bagaimana kami akan mengingatkan ustadz kabir ? Alumnus Timur Tengah, menempuh pendidikan syari’ah, dan hampir menyelesaikan program doktoral…. Sedangkan kami hanya murid biasa”.
Alangkah jeleknya rasa sungkan, pekewuh dan tidak enak, jika berdampak membiarkan seseorang berada dalam kesesatan dan kesalahan….. Tentu ustadz Tulus Musthofa tidak berada dalam kesesatan dan kesalahan, namun beliau khawatir akan mudah berlaku salah jika tidak ada yang berani mengingatkan dan menegur beliau.
Terimakasih ustadz Tulus, atas ketulusan antum membuka ruang tausiyah dan pengingatan bagi diri antum. Semoga antum selalu berada dalam petunjuk dan hidayah serta ri’ayah dari Allah Ta’ala, yang membuat antum selalu berada di jalan-Nya yang lurus.
Lalu, dimana posisi diri saya?
Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, 10 Januari 2012
Langganan:
Postingan (Atom)





