Ngetop Abizzz...

Rabu, 25 Januari 2012

Tak Ingin Anggota PKS Masuk Angin



drh. Hamy Wahjunianto, MM

DPW Tolak Birokrat Masuk BUMD
Hal tersebut ditegaskan Ketua DPW PKS Jatim drh. Hamy Wahjunianto, MM “Sejak awal sikap partai kami terhadap PNS yang masuk BUMD sudah jelas. Yakni, dengan melihat segala kemudharatannya, sebaiknya PNS tidak masuk BUMD, meski hanya menjadi komisaris,” tegasnya.

Minggu, 22 Januari 2012

Workshorp Internet Marketing

Workshorp Internet Marketing sebagai sarana meretas jalan para kader dakwah untuk menjadi pengusaha sukses. Allaahu Akbar...!!!


Yudha Manufri, SP. Ketum DPD PKS Bjn

Kamis, 19 Januari 2012

Menebar Kepedulian Setiap Saat..........(2)

Pasangan suami istri mbah Marsa'id dan Sarijem (70 th) warga Rt 27 Rw 8 Ds. Malingmati, Kec. Tambakrejo, Bojonegoro ini bisa dibilang hari-harinya tak pernah berhiaskan senyum, apalagi tawa. Kondisi ekonominya sangat memprihatinkan, untuk kebutuhan makan sehari-hari saja sudah kekurangan, apalagi ditambah untuk keperluan obat-obatan buat mbah Sarijem yg memang kondisinya sakit-sakitan. Pernah suatu saat mbah Sarijem BAB di sungai dekat rumah, dan untuk pulang dari sungai ke rumah harus ia tempuh dengan merangkak akibat kakinya tak lagi mampu menopang tubuhnya yg sudah ringkih karena selama 4 hari perutnya tak kemasukan sesuap pun nasi. Ketika tetangganya secara tak sengaja mengetahui hal ini, ia hanya menangis, ia malu jika tiap hari ia hanya bisa meminta makan kepada tetangganya. Subhanallah.....kemiskinan tak membuat hilangnya rasa malu mereka.

Begitu mendapat informasi dari seorang kader tentang kondisi warga yang memprihatinkan ini, PKS BOJONEGORO langsung menerjunkan struktur pengurusnya yakni Imam Mukhlison, S.H, S.Pd. ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada mereka. Betapapun...mereka juga saudara kita yang wajib kita bantu. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan...

Senin, 16 Januari 2012

Persiapan Pilkada PKS Gelar Pemilihan Raya, Bojonegoro target perjuangkan kader internal

 

Surabaya -DPW PKS Jatim dalam waktu dekat akan menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk menjaring aspirasi di kader internal. Hal ini diperlukan sebagai persiapan PKS menyambut Pilgub Jatim 2013 dan pilkada di kabupaten/kota.

Ada empat kader yang berpotensi diusung menjadi kandidat di pilgub, yakni Ketua DPW PKS Jatim Hamy Wahjunianto, Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Jatim Ahmad Mudzoffar Jufri, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jatim Ahmad Arqom dan anggota F-PKS DPR RI Rofi' Munawar (Wakil Ketua Wilayah Dakwah Jatim, Jateng dan DIY).

Selasa, 10 Januari 2012

Menebar Kepedulian setiap saat...... (1)


Musibah yg menimpa Bp. Mujib warga RT 15 RW 04 Dsn Glagah, Ds. Mulyorejo, Kec. Tambakrejo, Bojonegoro memang cukup berat. Rumah beserta sepeda motor, selep tepung dan segala perabotan isi rumah ludes dan rata dengan tanah dilalap api, hanya menyisakan sedikit bangunan bagian dapur. 
Tak cuma itu, bangunan Musholla Nurul Jannah yang berdiri di sampingnya juga tak luput dari sambaran api hingga separuh lebih bangunannya hangus dan runtuh. 
DPD PKS Bojonegoro langsung merespon ketika mendapat laporan ttg peristiwa ini dengan mengirim utusan (Imam Mukhlison, S.H., S.Pd.) ke lokasi untuk memberikan bantuan sejumlah uang. Utusan DPD PKS Bjn pun kaget ketika tiba di lokasi karena peristiwa kebakarannya sendiri telah terjadi pada 15 Desember 2011 lalu, Bp. Mujib mengaku bahwa selama ini sdh banyak pihak yg meninjau tapi sejauh ini baru bantuan PKS yg ia terima, selain bantuan tenaga para tetangga tentunya saat peristiwa terjadi. Semoga bermanfaat.

Budaya Sungkan, Pekewuh, dan Rasa Tidak Enak

Oleh: Cahyadi Takariawan

Perasaan sungkan, atau pekewuh, atau “tidak enak”, adalah salah satu bagian dari ruang kemanusiaan kita. Dia bisa positif, bisa negatif. Tergantung konteksnya. Tergantung bagaimana kita menerapkannya.

Dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan antarpersonal, hubungan sosial kemasyarakatan, hubungan dalam organisasi, dan lain sebagainya, selalu ada ruang perasaan kemanusiaan. Mungkin, ini salah satu perbedaan robot atau mesin, dengan manusia.

Negatif, jika contohnya semacam ini. Kita sungkan menegur orang tua walaupun ia melakukan perbuatan tercela. Kita pekewuh mengingatkan senior, kendati ia melakukan kesalahan. Kita tidak enak untuk menasihati pemimpin atau atasan, meski kita tahu ia melakukan pelanggaran.

Positif, jika contohnya semacam ini. Kita sungkan melakukan kesalahan, karena khwatir akan dijadikan contoh oleh orang lain. Kita pekewuh jika melanggar aturan, karena khawatir pelanggaran itu akan menjadi awal kerusakan budaya organisasi. Kita tidak enak melakukan perbuata tercela, karena kita tahu itu akan menimbulkan dosa.

Alkisah. Seorang alim tengah mengajar di sebuah majelis taklim, dan ternyata ia membaca kitab dengan bacaan yang salah, entah sengaja, atau memang benar-benar salah. Beberapa murid yang mengerti kesalahan tersebut diam saja dan tidak berani mengingatkan, karena sungkan kepada sang alim yang ilmunya jauh lebih banyak dibanding para murid.

”Bagaimana kita akan mengingatkan, sedangkan sang alim adalah guru dan referensi kami”, demikian kata para murid.
Maka, ustadz Tulus Musthofa, MA, seorang guru dan sahabat saya, sangat sering menyampaikan di berbagai forum dan kesempatan. ”Saya sangat sedih, bahwa saya tidak mendapatkan hak saya untuk diberi tausiyah dan peringatan. Kalian selalu meminta saya untuk mengisi taklim, tatsqif, tausiyah dan lain sebagainya. Tapi kalian tidak mau menasihati dan mengingatkan saya”.

”Sangat berbahaya”, kata ustadz Tulus Musthofa, ”orang yang tidak pernah mendapat peringatan dan tausiyah. Tolong, sering-sering ingatkan saya, beri tausiyah saya, luruskan saya. Jangan biarkan saya melakukan kesalahan atau penyimpangan”, lanjut beliau.

Apa jawab para murid, ”Bagaimana kami akan mengingatkan ustadz kabir ? Alumnus Timur Tengah, menempuh pendidikan syari’ah, dan hampir menyelesaikan program doktoral…. Sedangkan kami hanya murid biasa”.

Alangkah jeleknya rasa sungkan, pekewuh dan tidak enak, jika berdampak membiarkan seseorang berada dalam kesesatan dan kesalahan….. Tentu ustadz Tulus Musthofa tidak berada dalam kesesatan dan kesalahan, namun beliau khawatir akan mudah berlaku salah jika tidak ada yang berani mengingatkan dan menegur beliau.

Terimakasih ustadz Tulus, atas ketulusan antum membuka ruang tausiyah dan pengingatan bagi diri antum. Semoga antum selalu berada dalam petunjuk dan hidayah serta ri’ayah dari Allah Ta’ala, yang membuat antum selalu berada di jalan-Nya yang lurus.

Lalu, dimana posisi diri saya?
Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, 10 Januari 2012

Selasa, 04 Oktober 2011

16 Alasan Menghapal Al Qur’an

Setidaknya itu yang harus kita renungkan sama-sama sebagai seorang muslim sejati. Ya, menghapal Al Qur’an merupakan suatu keniscayaan dalam kehidupan setiap muslim. Ia tidak akan bisa menerapkan Islam secara baik tanpa interaksi yang kuat dengan Al Qur’an sebagaimana para generasi sahabat dan salaf shaleh dahulu lakukan.

Untuk memotivasi kita agar bisa dekat Al Qur’an dan berjuang menghapalkan aya-ayatnya, maka setidaknya ada 16 alasan kenapa kita harus menghapal Al Qur’an,
1. Menghapal adalah landasan awal ketika Rasulullah menerima Al Qur’an dari malaikat Jibril alaihissalam.

Selasa, 13 September 2011

Taujih KH Hilmy Aminuddin (Silaturahim Pondok Madani)


Kemarin Saya menghadiri Silaturahim di Padepokan Madani. Ada wayang Golek dan Taujih dari Pimpinan Padepokan Madani (Ust Hilmy Aminuddin). Saya langsung sharing via kultwit di twitter @Indra_Kusumah.

 Berikut ini point-point intinya:

Ramadhan itu momentum dari Allah utk mukminin dan mukminat melakukan revitalisasi dan redinamisasi kehidupannya sbg muslim & da’I #Taujih
Semoga ramadhan mengembalikan kita pada fitrah. Dlm kondisi fitrah lebih mudah berkomunikasi dengan Allah SWT #Taujih
Allah SWT hanya menerima komunikasi efektif dari orang2 yg memelihara fitrahnya. illa man ataLloha biqolbin salim. #Taujih

Kamis, 25 Agustus 2011

20 Insinyur Cina Memeluk Islam di Makkah


MAKKAH -  Dua puluh insinyur senior Cina yang bekerja pada proyek Kereta Al-Masha'er telah memeluk Islam dengan mengucapkan Syahadat. Para insinyur ini sekarang bergabung dengan 2000 pekerja lainnya yang juga telah menjadi Muslim.

Ada 6000 insinyur dan pekerja yang terlibat dalam pembangunan sistem transportasi. Sebuah masjid untuk beribadah juga telah didirikan pada proyek ini.

Mereka kini sedang mengikuti pelajaran yang diberikan untuk para Mualaf oleh Kantor Koperasi Mekah untuk Bimbingan Komunitas, dari Divisi Bimbingan Masyarakat Cina.

Jumat, 03 Juni 2011

Menjemput Kesetiaan

Oleh: Cahyadi Takariawan
---
Engkau aktif dalam kegiatan dakwah? Engkau telah bekerja melakukan berbagai upaya menebarkan kebaikan di daerah? Jika ya, maka mungkin engkau pernah mendengar ucapan-ucapan seperti ini, entah dari siapa.

“Luar biasa aktivitas anda membesarkan dakwah di daerah. Sayang sekali, senior anda yang di pusat justru mengkhianati perjuangan anda. Mereka telah mengejar harta, tahta dan wanita, dan melupakan tujuan perjuangan. Lalu, untuk apa anda tetap berpayah-payah di daerah?”